Selasa, 24 Januari 2012 - 16:27:03 WIB
Baradah Di Kampoeng Jajanan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Majelis Baradah Sidoarjo - Dibaca: 26 kali

Pelaksanaan Wirid & Sholawat bulan Januari 2012 di Desa Kedungsumur. Desa ini disebut sebagai Kampoeng Jajanan yang tak lain karena banyak warganya yang menjadi pelaku usaha membuat jajanan tradisional.

Jajanan itu seperti Kompyang, plunter, cakue, roti goreng, kucur, lumpia, tahu isi, putu ayu dll.  Penganugerahan nama ini diberikan oleh Pak Win Hendarso selaku Bupati Sidoarjo pada tanggal 24 Desember 2008.

Jum`at malam, tanggal 20 Januari, ribuan jama`ah dengan khusu` mengikuti acara Wirid & Sholawat Majelis Baradah Sidoarjo. Nuansa “ Gerimis Mengundang “ tidak menyurutkan para jama`ah untuk berdzikir dan bersholawat.

Acara yang diselenggarakan atas wujud kerja sama Majelis Baradah Sidoarjo, Huda Center dan panitia lokal ini dihadiri Cak Nun, Cak Zainul & grup sholawatnya, Cak Huda, Kapolsek, Camat, MWC NU, dan Tokoh agama maupun Tokoh masyarakat  Krembung.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kedungsumur mengucapkan rasa terima kasih kepada Cak Nun karena telah hadir di acara ini dan membantu 51 pelaku usaha jajanan tradisional untuk mendapatkan pelatihan aneka kue dari Bogasari. Padahal sudah lama ingin hal itu terlaksana bahkan sempat mengajukan proposal ke Bogasari tapi tidak ada kejelasan.

“ Selain mendapatkan keuntungan ekonomi dari hasil penjualan jajanan tradisional, harus dimaknai sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya jawa “ tutur Cak Huda dalam sambutan pengantarnya.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)